Tiga usaha, satu grup Singapura–Indonesia
Holding di Singapura sebagai fondasi, aplikasi token rumah untuk investor ritel Indonesia, dan bisnis payout rupiah di atas izin Bank Indonesia yang sudah dimiliki. Setiap bagian ditutup dengan keputusan yang diminta dari para pendiri.
Tiga proposal, dibaca berurutan
| Proposal | Inti | Dana awal | |
|---|---|---|---|
| 1 | Holding Singapura Fondasi | Pte Ltd investasi dana sendiri, 4 pemegang saham WNI, nominee + 2 direktur aktif. Manfaat pajak terbuka setelah ada direktur eksekutif di Singapura. | S$315 pendirian S$5–12 rb/tahun |
| 2 | Aplikasi token rumah Properti | Token per rumah tapak Jakarta–Bandung, dibeli dari lelang dan aset bank di bawah harga pasar, diperdagangkan di order book sendiri lewat jalur inovasi teknologi OJK seperti GORO. | ± Rp2,8 miliar 3 rumah pilot |
| 3 | Payout rupiah Batam Remitansi | PT PJP membayarkan rupiah untuk operator remitansi berizin di luar negeri, plus koridor B2B Singapura–Batam. 100% digital. | ± US$1 juta prefunding US$32 rb/bulan |
Yang di bawah holding, dan yang sengaja di luar
- Pemilik4 pendiri WNI (perorangan)
- Singapura · proposal 1Holding Pte Ltd
Kelak menaungi entitas remitansi Singapura (izin SPI).
- Indonesia · di luar holdingPT PJP + KUPVA (Batam)
Proposal 3. Izin BI; harus tetap milik domestik.
- Indonesia · di luar holdingPT Teknologi + PT Properti
Proposal 2. PMDN, dimiliki langsung pendiri.
Garis putus-putus merah: entitas yang sengaja tidak ditempatkan di bawah holding.
Kebutuhan dana per proposal
| Proposal | Pos | Perkiraan | Status |
|---|---|---|---|
| Holding | Pendirian ACRA + paket penyedia jasa | S$315 + ± S$2.969 | harga publik |
| Holding | Biaya tahunan | S$5–12 ribu | perkiraan |
| Holding | Modal disetor | S$10–100 ribu | keputusan pendiri |
| Properti | 3 rumah pilot (beli, biaya, renovasi) | ± Rp2,8 miliar | perkiraan |
| Properti | Pendapat hukum struktur token + pendirian 2 PT | minta penawaran | belum ada angka |
| Remitansi | Modal kerja prefunding | ± US$1 juta | asumsi volume |
| Remitansi | Biaya tetap operasional | ± US$32 ribu/bulan | asumsi |
| Remitansi (nanti) | Izin SPI MAS: modal dasar | S$100 ribu | aturan MAS |
Satu langkah yang membuka dua pintu
Satu pendiri pindah ke Singapura dengan Employment Pass dan menjadi direktur eksekutif entitas remitansi Singapura serta holding.
Langkah ini memenuhi syarat izin SPI MAS dan sekaligus syarat Certificate of Residence IRAS, sehingga dividen dari Indonesia bisa memakai tarif P3B 10%, bukan 20%.
Urutan pendirian
- Holding Singapura lebih dulu; entitas remitansi Singapura menyusul di bawahnya.
- Remitansi bisa mulai sekarang lewat white-label, tanpa entitas Singapura berizin.
- Properti berjalan terpisah di Indonesia dan tidak bergantung pada holding.